Wall Street Ditutup Bervariasi! Nasdaq Meroket 1%, Meski Rusia-Ukraina Memanas!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Selasa (19/11/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (20/11/2024) WIB. Mengutip CNBC International, indeks Dow Jone...
Di sisi lain, ketegangan geopolitik semakin memanas. Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa ambang batas penggunaan senjata nuklir semakin rendah. Ini menyusul keputusan Presiden AS Joe Biden yang mengizinkan Ukraina memakai senjata buatan AS untuk menyerang Rusia.
Laporan serangan Ukraina ke wilayah Bryansk, Rusia, semakin memperkeruh situasi. Rudal buatan AS yang digunakan dilaporkan menghancurkan gudang amunisi. Informasi ini telah dikonfirmasi oleh militer Rusia dan beberapa pejabat AS, menurut The New York Times.
Ketegangan ini membuat investor beralih ke aset aman. Obligasi pemerintah diminati, dengan harga naik dan imbal hasil menurun. Harga emas juga ikut naik. Sementara itu, Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang dikenal sebagai "pengukur ketakutan," melonjak ke level 16.
Gaurav Mallik, Chief Investment Officer Pallas Capital Advisors, menyebut ketegangan Rusia sebagai risiko besar bagi pasar. “Retorika perang Rusia dan ketidakpastian tanggapan AS menciptakan volatilitas pasar,” katanya.
Kini, perhatian pasar tertuju pada laporan keuangan Nvidia yang akan dirilis hari ini. Di tengah situasi yang memanas, investor tetap waspada terhadap risiko yang bisa mengguncang stabilitas ekonomi global.
- 1
- 2
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya