Wall Street Ditutup Menguat, Apple Jadi Pendorong Utama Pasar
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street ditutup menguat pada perdagangan hari Rabu (6/8/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (7/8/2025) WIB). Penguatan ini didorong oleh lonjakan saham Apple. Kenaikan i...
Beberapa perusahaan mencatat performa gemilang. Saham McDonald’s naik hampir 3% setelah laporan keuangan kuartal kedua melampaui perkiraan analis. Penjualan toko yang sama tumbuh paling cepat dalam hampir dua tahun. Saham Arista Networks bahkan melonjak 17% berkat laporan kinerja yang juga lebih kuat dari prediksi.
Namun, tidak semua saham bernasib baik. Saham Snap anjlok 17% setelah pendapatannya sedikit di bawah ekspektasi. Saham Advanced Micro Devices juga turun lebih dari 6% karena laba per saham yang disesuaikan tidak sesuai harapan pasar.
Green menambahkan bahwa investor saat ini tidak terlalu memberikan apresiasi terhadap hasil yang melampaui ekspektasi.
"Ada semakin banyak pertanyaan soal kualitas dari laporan keuangan yang muncul," kata dia.
Meski begitu, pasar tampaknya masih optimis, dengan beberapa saham unggulan tetap menunjukkan tren positif. Investor kini menanti arah pasar selanjutnya seiring berlanjutnya musim laporan keuangan dan kebijakan ekonomi yang masih berkembang.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem