Wall Street Terpukul! Dow Anjlok 225 Poin Gara-Gara Inflasi Tinggi
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street ditutup bervariasi pada Rabu (12/2/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (13/2/2025) WIB. Pergerakan ini dipengaruhi oleh data inflasi Januari yang lebih tinggi da...
Saham Tesla, Apple, dan Palantir juga menguat, menahan pelemahan lebih dalam. CVS Health bahkan melonjak hampir 15% setelah membukukan kinerja kuartal IV yang jauh melampaui ekspektasi.
Sementara itu, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga belum akan terjadi dalam waktu dekat. "Kami masih harus menjaga kebijakan moneter tetap ketat untuk mengendalikan inflasi," ujarnya.
Pernyataan Powell ini berlawanan dengan seruan Donald Trump yang meminta suku bunga segera diturunkan. Namun, dengan inflasi yang masih tinggi, harapan pasar untuk pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat tampaknya harus dikubur dalam-dalam.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan