Wanteg Sekuritas Disuspensi, Ini Penjelasan BEI soal Nasib Investor
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan aktivitas perdagangan PT Wanteg Sekuritas. Langkah ini mulai berlaku sejak sesi I perdagangan Efek Selasa, (24/2/2026)...
Terkait nasib investor, Irvan menegaskan para nasabah tidak dapat melakukan jual beli saham selama masa suspensi berlangsung. Ia juga memastikan pihak bursa terus menjalin komunikasi dengan manajemen Wanteg Sekuritas.
"Untuk suspensi ini kami terus berkoordinasi dengan Wanteg. Selama suspensi, nasabah tidak bisa bertransaksi melalui Wanteg Sekuritas," tutur Irvan.
Wanteg Sekuritas merupakan salah satu perusahaan efek lokal yang memiliki sejarah panjang. Perusahaan ini berdiri sejak 19 April 1989. Perseroantelah bertahan melewati berbagai krisis ekonomi di Indonesia selama lebih dari 30 tahun.
Broker ini melayani transaksi saham bagi nasabah ritel maupun institusi. Wanteg juga menyediakan fasilitas perdagangan daring melalui aplikasi Wanteg Online Trading System (WOTS). Selain sebagai perantara pedagang Efek, perusahaan memiliki izin sebagai penjamin emisi Efek.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bursa belum memberikan penjelasan lebih detail mengenai alasan khusus di balik permintaan suspensi sukarela tersebut. Aktivitas perdagangan Wanteg Sekuritas akan tetap berhenti sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pihak otoritas Bursa.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...