2022, Laba Medialoka Hermina Anjlok 70%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) membukukan laba sebesar Rp298,58 miliar pada 2022, anjlok 70% jika dibandingkan Rp995,97 miliar pada 2021. Berdasarkan laporan keuangan Dese...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) membukukan laba sebesar Rp298,58 miliar pada 2022, anjlok 70% jika dibandingkan Rp995,97 miliar pada 2021.
Berdasarkan laporan keuangan Desember 2022 yang dipublikasikan Selasa (11/4), pendapatan bersih HEAL turun 16,47% menjadi Rp4,9 triliun pada 2022, dari Rp5,8triliun pada 2021.
Beban pokok pendapatan HEAL naik 9,9% menjadi Rp3,19 triliun pada 2022, dari Rp2,9 triliun pada 2021. Akibatnya, laba kotor emiten pengelola rumah sakit itu merosot 42,35% jadi Rp1,7 triliun pada 2022, dari Rp2,9 triliun pada 2021.
Adapun, laba usaha emiten pengelola rumah sakit beraset Rp7,59 triliun per Desember 2022 itu turun 66,74% jadi Rp587,37 miliar pada 2022, dari Rp1,76 triliun 2021.- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...