Direktur Utama HEAL Borong 14,835 Juta Saham Perusahaan, Ini Tujuannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yulisar Khiat, Direktur Utama PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) memborong 14.835.800 lembar saham emiten pengelola rumah sakit tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pad...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yulisar Khiat, Direktur Utama PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) memborong 14.835.800 lembar saham emiten pengelola rumah sakit tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 27 Oktober 2025.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 3 November 2025, Yulisar membeli saham HEAL pada harga Rp1.478 per lembar sehingga dana yang digelontorkan Rp21,9 miliar.
“Tujuan Yulisar Khiat membeli saham HEAL adalah untuk menambah investasi berupa kepemilikan saham langsung,” tulis Direksi dalam laporannya.
Pasca pembelian saham tersebut, kepemilikan Yulisar Khiat terhadap saham HEAL meningkat menjadi 6,20%, dari sebelumnya sebesar 6,11% saham.
Dari sisi keuangan, HEAL membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp356,02 miliar pada Januari-September 2025, turun 21,95% dibanding Rp468,16 miliar pada Januari-September 2024.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...