3 Saham Ini Dicurigai Naik Tak Wajar, BEI Ingatkan Investor Hati-hati!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis peringatan terkait pergerakan saham yang dianggap tidak biasa alias Unusual Market Activity (UMA). Tiga saham yang masuk radar peng...

3 Saham Ini Dicurigai Naik Tak Wajar, BEI Ingatkan Investor Hati-hati!
Bacakan Artikel

Harga Saham

Pada penutupan perdagangan Senin (28/7/2025), saham BUVA melonjak 34,59% atau naik Rp46 ke level Rp179 per saham. Saham BUVA dibuka di Rp133 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp179 serta terendah di Rp129. Kenaikan harga ini mendorong kapitalisasi pasar BUVA ke Rp3,69 triliun. Rasio P/E BUVA tercatat sebesar 39,65. Harga Rp179 juga menjadi yang tertinggi dalam 52 minggu terakhir, sementara posisi terendahnya ada di Rp53.

Sementara itu, saham BIPI mencatatkan penguatan 3,41% ke level Rp91 pada perdagangan hari yang sama. Harga saham naik 3 poin dari posisi sebelumnya. Saham BIPI dibuka di Rp89 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp92 serta terendah Rp86. Kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp5,80 triliun dengan rasio P/E sebesar 55,90. Sepanjang 52 minggu terakhir, harga saham BIPI bergerak di rentang Rp58 hingga Rp96.

Adapun saham BBHI ditutup menguat 4,48% ke level Rp1.400 pada penutupan perdagangan Senin, 28 Juli 2025. Harga saham naik Rp60 dari posisi sebelumnya. Sepanjang sesi, BBHI dibuka di level Rp1.345 dan sempat menyentuh titik tertinggi harian di Rp1.420 serta terendah di Rp1.340. Kapitalisasi pasarnya kini menyentuh Rp30,12 triliun. Rasio price to earnings (P/E) BBHI tercatat sebesar 64,98. Emiten ini juga mencatat dividend yield sebesar 0,77% dengan dividen triwulanan senilai Rp2,70 per saham. Dalam 52 minggu terakhir, harga saham BBHI bergerak di kisaran Rp555 hingga Rp1.420.

Pilih Halaman: