STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perburuan saham JAST belum berhenti! Direktur PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST), Yentoro kembali memborong 216.100 (0,02%) saham perusahaan jasa telekomunikasi tersebut. Adapun transaksi dilakukan melalui di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 dan 17 Oktober 2025.
Corporate Secretary JAST Nathania Olinda dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen ke BEI, Senin 20 Oktober 2025 mengatakan, harga pembelian saham JAST oleh Yentoro di kisaran Rp81- Rp87 per saham. Adapun tujuan transaksi adalah menambah investasi saham langsung.
Setelah pembelian tersebut, jelas Nathania, kepemilikan Yentoro terhadap JAST meningkat dari 44.517.200 unit (4,11%) menjadi 44.733.300 (4,13% ) saham.
Sebelumnya, pada pada tanggal 13 Oktober 2025, Yentoro juga telah melakukan pembelian sebanyak 400 ribu lembar saham JAST pada harga Rp89 per lembar.
Saham JAST pada perdagangan sesi I, Senin 20 Oktober 2025 pukul 10.20 WIB tercatat turun 1,19% menjadi Rp83 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp84 per unit. Selama sepekan perdagangan, saham JAST telah turun 5,6%, dari Rp89 per unit pada 13 Oktober 2025, menjadi Rp84 per unit pada 14 Oktober 2025.
PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) merupakan perusahaan telekomunikasi yang didirikan pada tahun 1996, yang mengkhususkan diri dalam solusi kartu panggil dan suara berbasis IP untuk klien perusahaan besar.
Perusahaan tersebut telah meluncurkan layanan voice-over IP (VoIP) yang disebut Dolphin pada tahun 2000. Pada tahun 2014, perusahaan memiliki dan melayani tiga bisnis di Jakarta: Grand Indonesia Shopping Town, WTC Mangga Dua, dan Oakwood Cozmo. Saat ini, perusahaan memiliki tiga unit bisnis utama, yaitu telekomunikasi, pusat panggilan, dan komunikasi cloud. (konrad)
