Dapat Restu RUPS, Royaltama Mulia (RMKO) Gelar Right Issue Rp159,99 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) I saham atau right issue sebanyak 457.142.857 unit saham baru  dengan nominal Rp100 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Jumlah right issue tersebut sekitar 26,78%  dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah PMHMETD I.

Harga pelaksanaan right issue ditetapkan sebesar Rp350 per lembar saham. Dengan demikian, Perusahaan di bidang aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya ini berpeluang mendapatkan dana segar Rp159,99 miliar.

Rencana PMHMETD I tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) RMKO yang dilaksanakan pada tanggal 8 April 2026.

Manajemen RMKO dalam prospektus right issue yang disampaikan, Selasa 14 April  2026 menjelaskan, PMHMETD I akan memperkuat struktur permodalan sehingga memberikan dampak positif bagi kondisi keuangan Perseroan.

Setiap pemegang 175 Saham Lama yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 64 (enam puluh empat) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp350 per lembar yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan FPPS.

RMKI merupakan pemegang saham utama Perseroan yang dalam surat pernyataannya tanggal 14 April 2026 menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD I sebanyak 308.564.114 HMETD dengan nilai sebesar Rp107.997.439.900 dan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya.

Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang SBHMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan Harga Pelaksanaan.

Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari PMHMETD I ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban Perseroan akan digunakan Perseroan untuk modal kerja termasuk namun tidak terbatas pada biaya bahan bakar (fuel) untuk kegiatan operasi alat-alat berat, pelumas, pembelian suku cadang (sparepart) alat-alat berat, dan pemeliharaan alat berat, kendaraan dan mesin yang dimiliki oleh Perseroan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ancol (PJAA) Tebar Dividen Rp41,6 Miliar, Setara Rp26,05 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)...

Mulai Hari Ini, NFC Indonesia (NFCX) Jual Kembali 4.255.200 Lembar Saham Tresuri

STOCKWATCH,ID (JAKARTA) - PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) mulai...

Dilirk 16 Investor Asing! PJAA Siapkan Mega Proyek Rp6 Triliun Lewat Skema Land Sharing

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru