Minggu, Januari 11, 2026
25.1 C
Jakarta

Awal Tahun Cuan! Bursa Korea Selatan dan Singapura Cetak Rekor Tertinggi

STOCKWATCH.ID (SEOUL) – Bursa saham Asia-Pasifik mengawali perdagangan perdana tahun 2026 dengan hasil beragam pada Jumat (2/1/2026) waktu setempat. Indeks Kospi di Korea Selatan sukses mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Sentimen positif ini mewarnai pergerakan pasar meskipun beberapa bursa besar masih tutup.

Mengutip CNBC International, Kospi melesat 2,27% ke level penutupan 4.309,63. Saham raksasa Samsung Electronics terbang sekitar 7% dalam sesi ini. Para pelanggan kabarnya memuji kualitas cip memori high memory bandwidth (HBM) milik perusahaan. Sementara itu indeks Kosdaq juga berakhir naik 2,17% ke level 945,57.

Indeks Straits Times (STI) di Singapura turut mencatatkan rekor tertinggi hari itu. STI menguat 0,32% seiring kabar positif dari sektor ekonomi negara tersebut. Pertumbuhan ekonomi Singapura mencapai 5,7% secara tahunan pada kuartal keempat 2025.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong memberikan pernyataan resmi terkait capaian ekonomi negaranya. Angka pertumbuhan terbaru ini lebih cepat daripada revisi kuartal sebelumnya sebesar 4,3%. Sektor manufaktur menjadi penggerak utama pertumbuhan selama tiga bulan hingga Desember lalu.

“Negara ini mencatat ekspansi sebesar 4,8% yang lebih kuat dari perkiraan untuk setahun penuh 2025,” ujar Perdana Menteri Lawrence Wong.

Bursa Hong Kong juga menghijau dengan kenaikan indeks Hang Seng sebesar 2,62%. Saham jasa pendidikan menjadi pemimpin penguatan di pasar tersebut. Desainer cip kecerdasan buatan (AI) Shanghai Biren melonjak lebih dari 70% pada debut perdananya.

Shanghai Biren meraup dana segar US$ 717 juta melalui aksi penawaran umum perdana saham (IPO). Harga saham dipatok pada level 19,60 dolar Hong Kong. Penawaran publik ini mengalami kelebihan permintaan hingga 2.300 kali lipat.

Pasar saham India mengikuti tren positif dengan kenaikan indeks Nifty 50 sebesar 0,61%. Indeks S&P/ASX 200 di Australia pun naik 0,15% ke posisi 8.727,8. Di sisi lain bursa saham di Jepang dan China daratan masih tutup karena libur tahun baru.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Trump Minta Bos Minyak AS Tanam USD 100 Miliar di Venezuela, Responsnya Dingin!

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...

Trump Instruksikan Pembelian Obligasi KPR USD 200 Miliar, Incar Bunga Murah

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump,...

Investor Lepas Saham Teknologi, Dow Jones Terkerek 270 Poin ke Level 49.266

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru