Bahlil Tekan INPEX Percepat Proyek Masela, Nilai Investasi Capai Rp339 Triliun
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Pemerintah mendorong percepatan pembangunan Proyek Abadi Masela yang telah tertunda selama puluhan tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegas...
โKarena kami berkeinginan ini bisa cepat supaya jangan ulur-ulur lagi. Ini 27 tahun, masa kita mau tunggu sampai usia saya 60 tahun baru jadi kan. Apalagi itu kampung ibu saya. Jadi saya pikir bisa tahun ini kita semua tender EPC,โ ujar Bahlil.
Dalam pertemuan itu, Bahlil juga menawarkan solusi untuk memastikan kepastian pembeli gas dari Lapangan Abadi Masela. Lapangan tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 9 Million Tonnes Per Annum (MTPA).
Jika hingga akhir April 2026 belum ada pembeli utama, Bahlil membuka opsi agar gas tersebut dibeli oleh Danantara. Pasokan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung program hilirisasi nasional.
โSupaya ada kepastian buyer. Saya menghargai buyer luar negeri, tapi pada saatnya sekarang negara Indonesia harus hadir, untuk bersama-sama dengan INPEX dalam rangka memastikan operasi. Jadi kami saja yang membeli,โ kata Bahlil.
Menanggapi hal itu, CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda menyatakan komitmen perusahaannya untuk mempercepat realisasi proyek Masela. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah Indonesia terhadap proyek tersebut.
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Hasan Fawzi: IHSG Menguat 10,51% pada Juli, Investor Asing Kembali Catat Net Buy...
- IHSG Melesat 1,37% ke 6.319,613, Saham BBCA, BMRI, dan BBRI Kompak Menguat
- BEI Cabut Kriteria 3 ALMI, Status Pemantauan Khusus Masih Berlaku
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...