Bakrie & Brothers Terbitkan 13,35 Miliar Saham Baru untuk Ringankan Utang!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berencana menerbitkan saham baru untuk mengurangi utang. Proses ini dilakukan melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Te...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berencana menerbitkan saham baru untuk mengurangi utang. Proses ini dilakukan melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sesuai dengan ketentuan POJK 32/2015.
Berdasarkan prospektus tambahan rencana PMTHMETD yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/10/2024), BNBR akan menerbitkan 13,35 miliar saham Seri E dengan nilai nominal Rp12 per saham. Penerbitan ini setara dengan 7,70% dari total modal yang disetor Perseroan setelah PMTHMETD. Namun, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 7,70%.
Rencana penerbitan saham baru ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 28 November 2024. "Langkah ini penting untuk memperbaiki struktur permodalan dan meringankan beban utang perusahaan," ungkap manajemen BNBR.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, BNBR memiliki utang jangka panjang sebesar US$50 juta kepada Eurofa Capital Investment Inc (Eurofa), yang setara dengan Rp770,8 miliar. Selain itu, terdapat utang jangka pendek kepada Silvery Moon Investment Ltd (SMIL) sebesar Rp465,1 miliar. Para kreditur telah menyetujui penyelesaian utang melalui konversi menjadi saham dengan harga Rp64 per saham.
โKonversi utang ini akan memperkuat struktur modal perusahaan, mengurangi rasio utang terhadap ekuitas, dan meningkatkan fleksibilitas dalam mencari pendanaan baru,โ kata manajemen BNBR.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...