Baru Lahir, Ini Bisnis yang Digeluti Cucu Usaha Indika Energy (INDY)!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indika Energy Tbk (INDY) punya cucu usaha baru. Perusahaan yang diberi nama PT Kalista Rotom Orbita (KRO) itu, dibentuk oleh dua anak usaha INDY yakni PT Kalista Nusa Arma...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indika Energy Tbk (INDY) punya cucu usaha baru. Perusahaan yang diberi nama PT Kalista Rotom Orbita (KRO) itu, dibentuk oleh dua anak usaha INDY yakni PT Kalista Nusa Armada (KNA) dan PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI) pada 7 Juli 2023.
Menurut Adi Pramono, Sekretaris Perusahaan INDY dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/7), modal disetor KRO sebesarย Rp15 miliar. KNA menyetor Rp14,99 miliar (99,99%) dari modal tersebut, sementara SMI Rp1 juta (0,01%).
Adi menjelaskan, KRO melakukan kegiatan usaha penyewaan kendaraan listrikย roda dua, perdagangan sepeda motor baru, bekas, suku cadang dan aksesorinya, serta pengoperasian instalasi penyediaan tenaga listrik.
โPenyertaan saham KNA dan SMI dalam KRO merupakan kelanjutan dari Langkah INDY secara grup untuk melakukan ekspansi usaha di sektor kendaraan listrik, khususnya di pasar business-to-business di Indonesia,โ kata Adi.
Per Maret 2023, INDY membukukan pendapatan sebesar US$906,8 juta, naikย 9,15% dari US$830,7 juta pada Janruari-Maret 2022. Pendapatan per Maret 2023ย INDY berasal dari penjualan batu bara ke pelanggan di dalam dan luar negeriย senilai US$818,36 juta dan pendapatan dari perdagangan lainnya US$9,76 juta.
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...