Hingga 2025, Tower Bersama Infrastructure Terbitkan Obligasi Rp20 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan obligasi dengan jumlah total mencapai Rp20 triliun hingga tahun 2025. Hal itu disampaikan oleh Helmy Yusman Santos...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan obligasi dengan jumlah total mencapai Rp20 triliun hingga tahun 2025. Hal itu disampaikan oleh Helmy Yusman Santoso, CFO TBIG. Dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (12/7/2023).
“Kami berharap dapat terus mengakses pasar obligasi Rupiah melalui program baru Rp20 triliun yang berlaku hingga Juli 2025. Kami senang dengan harga yang kompetitif untuk penerbitan Tahap I, yang mencerminkan rendahnya risiko kredit dalam bisnis kami,” ujar Helmy.
Untuk diketahui, TBIG telah mencatatkan obligasi berkelanjutan VI tahap I/2023 senilai Rp1,5 triliun di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, (12/7/2023). Ini merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan VI TBIG senilai total Rp20 triliun.
Menurut Helmy, Obligasi TBIG VI Tahap I sebesar Rp1,5 triliun terdiri dari Seri A senilai Rp1 triliun dengan tingkat bunga tetap 5,90% dan tenor 370 hari. Adapun Seri B sebesar Rp500 miliar dengan tingkat bunga tetap 6,25% dan tenor tiga tahun. “Obligasi TBIG VI Tahap I adalah setara kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari TBIG dan memiliki pembayaran bunga setiap kuartal,” jelasnya.
Helmy menjelaskan, dana dari penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari Entitas Anak Perseroan, khususnya fasilitas pinjaman revolving sekitar US$325 juta dari credit facilities yang ada.
- Bursa Asia-Pasifik Bervariasi, Nikkei Pimpin Penguatan di Tengah Kenaikan Harga...
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- Laba MOLI Melonjak 192% Jadi Rp75,33 Miliar d Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kinerja Kuat, Laba RMKE Melesat 86,2% Jadi Rp163,05 Miliar di Semester I 2026
- Bursa Asia-Pasifik Bervariasi, Nikkei Pimpin Penguatan di Tengah Kenaikan Harga...
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran