BCA Angkat Bicara soal Rencana Pemerintah Cairkan Rp200 Triliun dari BI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menanggapi positif rencana pemerintah menarik dana Rp200 triliun dari rekening di Bank Indonesia. Hera F. Haryn, EVP Corporate Commu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menanggapi positif rencana pemerintah menarik dana Rp200 triliun dari rekening di Bank Indonesia.
Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, menyampaikan pandangan ini dalam Public Expose Live 2025 yang digelar Bursa Efek Indonesia, Kamis (11/9/2025). Ia menegaskan langkah pemerintah bisa membawa angin segar bagi pasar dan perbankan.
โSebagai bagian dari perbankan, sebagai bagian dari industri, bank follows the trade. Jadi tentu stimulus yang diberikan oleh pemerintah menurut kami sepanjang itu akan memberikan dorongan kepada market untuk bergerak lebih cepat. Kami sebagai bagian dari industri tentu akan merasa hal tersebut positif,โ ujar Hera.
Ia menambahkan optimisme juga datang dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya mengumumkan rencana penarikan dana ini. โUntuk kami juga sebagai pelaku di industri perbankan, semoga apa yang disampaikan oleh Pak Menteri Keuangan juga bisa memberikan optimisme di market hari ini,โ kata Hera.
Pemerintah sebelumnya menyampaikan rencana menarik Rp200 triliun dari total saldo Rp425 triliun yang tersimpan di BI. Dana tersebut terdiri atas Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran