BEI Hentikan Sementara Perdagangan 7 Saham dan 1 Waran, Ternyata Ini Penyebabnya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan tujuh saham dan satu waran mulai sesi I hari ini. Langkah ini diambil setelah harga saham-saham tersebut naik si...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan tujuh saham dan satu waran mulai sesi I hari ini. Langkah ini diambil setelah harga saham-saham tersebut naik signifikan dalam waktu singkat.
Saham yang disuspensi antara lain PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) beserta Waran Seri I (MEJA-W), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE).
Suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sedangkan untuk MEJA-W mencakup seluruh pasar. Sebagian saham disuspensi hingga pengumuman lebih lanjut, sementara sebagian lainnya dilakukan sebagai cooling down.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan keputusan ini sebagai langkah perlindungan investor. โPenghentian sementara perdagangan saham ini dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya,โ ujarnya, dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Selasa (30/9/2025).
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi. โBursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,โ tandas Yulianto.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro