BEI Siap Implementasi Short Selling Kuartal IV 2024: 10 Anggota Bursa Berminat!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mempersiapkan implementasi short selling dan intraday short selling. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan kedalaman p...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mempersiapkan implementasi short selling dan intraday short selling. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan kedalaman pasar saham di Indonesia.
Irvan Susandy, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, mengungkapkan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6 Tahun 2024. Beleid ini mengatur pembiayaan transaksi efek oleh perusahaan efek bagi nasabah serta transaksi short selling oleh perusahaan efek. BEI, sebagai pelaksana pasar, akan segera mengeluarkan peraturan turunan dari POJK tersebut.
โSaat ini, kami sedang berdiskusi dengan OJK terkait peraturan tersebut,โ terang Irvan, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/6/2024).
Menurut Irvan, selain mengatur peraturan, BEI juga sedang mempersiapkan pengembangan short selling dan intraday short selling yang direncanakan dapat diimplementasikan pada kuartal keempat tahun ini. Persiapan ini tidak hanya mencakup penyusunan aturan, tetapi juga persiapan anggota bursa yang akan mengajukan lisensi untuk menyediakan layanan short selling.
Hingga saat ini, meskipun BEI telah mengeluarkan peraturan terkait izin short selling dan margin, belum ada anggota bursa yang memiliki izin short selling. Dengan adanya peraturan baru ini, BEI bertekad untuk memberikan kejelasan dan keterbukaan mengenai aturan short selling kepada semua pihak terkait.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun