Besok, Sinergi Andalan (INET) Tender Wajib 28,57% Saham PADA Rp56,7 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akan melakukan penawaran tender wajib sebanyak 900.000.000 (28,47%) saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang dimiliki oleh pemegang s...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akan melakukan penawaran tender wajib sebanyak 900.000.000 (28,47%) saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang dimiliki oleh pemegang saham publik senilai Rp56,7 miliar.
Manajemen INET dalam laporanย keterbukaan infomasi yang dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 17 Juni 2026 mengemukakan, harga pelaksanaan penawaran tender wajib PADA sebesar Rp63 per lembar.
โPelaksanaan penawaran tender berlangsung mulai 18 Juni 2026 sampai dengan 17 Juli 2026. Penawaran tender saham PADA dilakukan oleh PT Yakin Bertumbuh Sekuritas,โ tulis Manajemen INET dalam pengumumanmya.
Seperti diketahui,ย INET melakukan akuisisi terhadap 1.687.455.000 lembar (53,57%) saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) dari Koperasi Pegawai Indosat atau Kopindosat pada 2 Februari 2026. Harga akuisisi saham PADA sebesar Rp63 per lembar sehingga INET menggelontorkan dana sebesar Rp106,30ย miliar.
INET sebagai Pengendali Baru menyatakan telah memiliki dana yang cukup dan sanggup untuk melaksanakan kewajibannya untuk melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham yang berhak sehubungan dengan Penawaran Tender Wajib tersebut. Ini dinyatakan dalam Surat Pernyataan Pengendali baru tertanggal 4 Februari 2026 dengan total nilai sebesar Rp56,70 miliar yang bersumber dari Internal Kas Pengendali Baru.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...