Bos BEI Ungkap Fakta Mengejutkan di DPR: IHSG Pecah Rekor 21 Kali di Era Menkeu Purbaya! Sri Mulyani ‘Kalah Jauh’?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Agenda utama pertemuan ini membaha...

Bos BEI Ungkap Fakta Mengejutkan di DPR: IHSG Pecah Rekor 21 Kali di Era Menkeu Purbaya! Sri Mulyani ‘Kalah Jauh’?
Bacakan Artikel

"IHSG 22 kali pecah rekor. 21 kali di jaman Menkeu Pak Purbaya dan 1 kalinya dijaman menkeu lama Bu Sri Mulyani, Karena IHSG tembus 8.000 jaman Pak Burbaya, Pak. Jadi kalau kita bicara 8.000 and then setiap hampir 2 bulan ini naik terus, Pak, sampai kemarin 8.600," jelas Iman.

Secara umum, kinerja pasar modal Indonesia memang sedang moncer. Pertumbuhan indeks saham domestik mampu bersaing di kancah global.

"Saya ingin gambarkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ini tumbuh dari awal tahun atau year to date lebih dari 20% dan ini dibandingkan dengan bursa-bursa global, kita salah satu bursa terbaik," kata Iman.

Pasar modal tidak hanya bicara soal saham. Instrumen lain juga tumbuh subur. Nilai penggalangan dana atau fundraising tercatat sangat besar.

"Dan kedua, kalau kita bicara pasar modal atau Bursa Efek Indonesia, kita tidak hanya bicara saham tapi kita juga bicara instrumen lainnya. Dan kita tidak hanya bicara mengenai investor atau investasi tapi juga bagaimana perusahaan bisa fundraising," paparnya.

Iman membeberkan data konkret terkait nilai fundraising. Angkanya sudah menembus ratusan triliun Rupiah hingga akhir November.

"Sebagai gambaran bahwa hingga 28 November 2025 total fund atau fundraising di Bursa Efek Indonesia itu nilainya Rp 223 triliun. Jadi rata-rata per tahun di angka Rp 200 triliun per tahun di mana kalau kita spesifik hanya untuk IPO perusahaan tercatat saham, jumlah perusahaan tercatat adalah 954 perusahaan. New listing 24 emiten," urai Iman.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: