Bos Segar Kumla (BUAH) Borong Saham Perusahaan Sendiri, Tujuannya Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hendro Susilo, Komisaris PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) memborong 2.000.000 unit (0,2%) saham emiten distributor buah-buahan dan sayur, serta produk unggas impor terse...
Hingga pukul 11.20 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 11 September 2025, saham BUAH tercatat di Rp1.455 per unit, turun 0,68% dibandingkan sehari sebelumnya di Rp1.465 per unit. Jika dibandingkan antara harga penutupan 11 Agustus 2025 di posisi Rp1.320 terhadap penutupan 10 September 2025 sebesar Rp1.455, maka saham BUAH telah naik sebesar 10,22%.
Sekedar informasi, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) dimulai pada tahun 2017 sebagai bisnis milik keluarga yang menjual jeruk Pontianak. Perusahaan bercita-cita menjadi perusahaan yang mapan, dan memperluas bisnis menjadi distributor buah-buahan, sayuran, dan produk unggas impor.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...