BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengumumkan proses likuidasi anak usahanya, PT BTPN Syariah Ventura (BTPNS Ventura), setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha perusahaan modal ventura syariah tersebut.
Perseroan menerima surat dari BTPNS Ventura pada 5 Agustus 2026 yang menginformasikan telah diterimanya surat OJK Nomor S-877/PL.021/2026 tertanggal 4 Agustus 2026 mengenai penyampaian Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK tentang pencabutan izin usaha PT BTPN Syariah Ventura.
Pencabutan izin usaha tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-47/D.06/2026 tertanggal 3 Agustus 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura Syariah PT BTPN Syariah Ventura.
Manajemen BTPN Syariah menjelaskan, proses likuidasi BTPNS Ventura merupakan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan fokus bisnis dan efisiensi operasional perseroan.
Perseroan menegaskan, "Proses likuidasi BTPNS Ventura merupakan bagian dari langkah strategis sebagai upaya untuk meningkatkan fokus dan efisiensi operasional Perseroan. Keputusan ini tidak mengurangi komitmen Perseroan dalam membangun dan mendukung ekosistem yang melayani masyarakat inklusi serta memperluas akses terhadap layanan keuangan yang berkelanjutan. Penyederhanaan struktur ini akan menjadikan Perseroan lebih adaptif, lebih efisien, dan semakin kuat dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan."
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Pembiayaan Syariah Capai Rp720 Triliun, BI Dorong Ekspansi Korporasi
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara 11 Agustus, Incar Dana Rp10 Triliun
- OJK Terbitkan LPKSI 2025, Industri Keuangan Syariah Catat Rekor Aset Rp3.131 Tri...
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...