BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan status Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus terhadap dua emiten, yakni PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) dan PT SMR Utama Tbk (SMRU). Perubahan tersebut mulai berlaku efektif pada 6 Agustus 2026.
Berdasarkan Pengumuman Bursa Nomor Peng-UK-00036/BEI.PLP/08-2026 yang diterbitkan pada Rabu (5/8/2026), kedua emiten memperoleh tambahan kriteria dalam daftar Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus.
Untuk PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), BEI menambahkan kriteria nomor 10. Dengan demikian, saham TGUK kini masuk dalam Pemantauan Khusus berdasarkan kriteria nomor 7, 10, dan 11.
Kriteria nomor 10 mengacu pada penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek selama lebih dari satu Hari Bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
Sementara itu, PT SMR Utama Tbk (SMRU) memperoleh tambahan kriteria nomor 5. Saham SMRU kini berada dalam Pemantauan Khusus berdasarkan kriteria nomor 1 dan 5.
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...