Bursa Asia Ditutup Variatif, Saham Mobil dan Cip Terbang Saat Minyak Mengamuk
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (17/3/2026). Investor merespons positif prospek pendapatan kuat Nvidia serta kemitraannya d...
Di sisi lain, harga minyak dunia merangkak naik akibat kekhawatiran gangguan pasokan dari konflik Timur Tengah. Minyak Brent naik 3,43% ke level USD 103,65 per barel. Minyak West Texas Intermediate (WTI) AS juga meningkat 3,85% menjadi USD 97,08 per barel.
Ketegangan geopolitik membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana menunda pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping sekitar satu bulan. Sedianya Trump dijadwalkan berkunjung ke China pada akhir Maret. Penundaan ini terjadi karena fokus AS teralihkan ke konflik di Timur Tengah.
Indeks Kospi Korea Selatan ditutup naik 1,63% ke level 5.640,48. Namun, indeks Kosdaq yang mencakup saham berkapitalisasi kecil turun 0,12% ke posisi 1.136,94. Indeks Nikkei 225 Jepang berakhir stagnan di angka 53.700,39, sementara indeks Topix naik 0,45% menjadi 3.627,07.
Bursa Australia (S&P/ASX 200) menguat 0,36% ke level 8.614,3. Bank sentral Australia kembali menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,1%. Kenaikan sebesar 25 basis poin ini sesuai prediksi analis karena inflasi Australia masih di atas batas target 3%.
Indeks Hang Seng Hong Kong merangkak naik 0,13% ke posisi 25.868,54. Sementara itu, indeks CSI 300 di China daratan justru melemah 0,73% ke level 4.637,44. Investor di China tampak lebih berhati-hati merespons eskalasi di Timur Tengah.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...