Bursa Asia Menguat, Saham Hong Kong Naik Lebih dari 2% Usai Trump Tunda Tarif Barang Elektronik
STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak menguat pada penutupan perdagangan Senin sore (14/4/2025) waktu setempat. Penguatan ini dipimpin lonjakan bursa Hong Kong setelah Presiden Ame...
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick juga mengisyaratkan bahwa pengecualian tarif ini tidak bersifat permanen. Hal ini membuat pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi perubahan kebijakan dalam waktu dekat.
Sementara itu, sejumlah negara Asia sedang bersiap untuk melakukan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat pekan ini. Trump disebut sedang memprioritaskan kerja sama dengan mitra dagang utama seperti Vietnam, India, Korea Selatan, dan Jepang untuk menekan dominasi ekonomi China.
Menurut laporan Politico, perwakilan perdagangan Jepang, Akazawa Ryosei, dijadwalkan bertolak ke Washington untuk bertemu dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.
Kabar bahwa Trump optimistis China akan kembali ke meja perundingan turut memberi sentimen positif pada pasar saham global.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten