Bursa Eropa Ambruk, Drama Politik Prancis dan Trump vs The Fed Jadi Biang Kerok
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup ambruk pada akhir perdagangan Selasa (26/8/2025) waktu setempat. Sentimen negatif datang dari risiko politik di Prancis dan ketegangan di Amerika Ser...
Ia menambahkan Bayrou masih punya peluang bertahan jika menawarkan konsesi ke oposisi. Salah satunya mundur dari wacana pemangkasan dua hari libur nasional. โMereka berjalan di garis yang sangat tipis, dan dengan posisi pasar di aset Eropa saat ini, risikonya besar,โ lanjut Nelson.
Tekanan pasar bertambah setelah Presiden Trump mengumumkan pemecatan Gubernur The Fed, Lisa Cook, lewat media sosial. Cook menolak pernyataan tersebut. โSaya tidak akan mengundurkan diri,โ ujarnya dalam pernyataan resmi. Sengketa hukum pun terbuka lebar.
Ketegangan ini memperpanjang tekanan Trump terhadap The Fed. Selama berbulan-bulan ia mendesak pemangkasan suku bunga dan kerap melontarkan kritik tajam serta ancaman ke Ketua The Fed, Jerome Powell.
Dampaknya, hampir semua indeks saham Eropa kompak melemah. FTSE 100 di London ditutup turun 0,7%. DAX di Frankfurt melemah 0,4%. Investor juga menunggu rilis data inflasi dari sejumlah negara Eropa pada Jumat dan laporan keuangan Nvidia pada Rabu waktu setempat.
Indeks CAC 40 menjadi yang paling terpukul dengan penurunan 1,7% ke level 7.709,81. IBEX 35 di Spanyol turun 0,96% ke 15.119,3. FTSE di London melemah 0,6% ke 9.265,8. DAX di Jerman terkoreksi 0,5% ke 24.152,87. STOXX600 yang menjadi acuan regional turun 0,83% ke 554,2.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...