Bursa Eropa Melemah, Saham Thyssenkrupp Melonjak 4% Usai Jindal Steel Tawar Unit Baja
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup turun pada akhir perdagangan Selasa (16/9/2025) waktu setempat. Investor masih berhitung di tengah perkembangan terbaru negosiasi dagang antara Ameri...
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup turun pada akhir perdagangan Selasa (16/9/2025) waktu setempat. Investor masih berhitung di tengah perkembangan terbaru negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang mencakup saham-saham utama di kawasan Eropa, merosot 1,14% ke level 550,79. Hampir seluruh sektor bergerak di zona merah. DAX Jerman jatuh 1,77% ke 23.329,24, CAC 40 Prancis terkoreksi 1% ke 7.818,22, dan FTSE 100 Inggris turun 0,88% ke 9.195,66. Penurunan juga terjadi di Italia, dengan FTSE MIB melemah 1,28% ke 42.504,56, serta Spanyol, dengan IBEX 35 merosot 1,51% ke 15.163,30.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada CNBC, โKita akan segera bertemu lagi. Setiap pembicaraan semakin produktif. Saya pikir China kini merasa kesepakatan dagang mungkin bisa tercapai.โ Pernyataannya muncul jelang tenggat tarif baru pada November. Tarif 145% yang sempat diumumkan Presiden Donald Trump pada April lalu ditunda agar negosiasi bisa berlangsung lebih lanjut.
Di sisi korporasi, saham Thyssenkrupp justru menjadi sorotan. Harga sahamnya melonjak 4,4% setelah perusahaan mengonfirmasi menerima penawaran awal untuk divisi baja dari Jindal Steel asal India. โDewan Eksekutif Thyssenkrupp AG akan meninjau secara hati-hati tawaran ini, dengan memperhatikan kelayakan ekonomi, kelanjutan transformasi hijau, dan keberlanjutan lapangan kerja di lokasi baja kami,โ tulis perusahaan dalam pernyataan resmi.
Sebaliknya, sektor perbankan Eropa justru terpukul. Saham Commerzbank Jerman anjlok 4,1%, Societe Generale Prancis turun 3,6%, dan Caixabank Spanyol terkoreksi 2,4%.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro