Dolar AS Melemah! Yen dan Franc Swiss Jadi Pilihan Aman Investor
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS melemah terhadap yen Jepang dan franc Swiss pada penutupan perdagangan Senin (10/3/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (11/3/2025) WIB. Pelemahan ini terjadi di...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS melemah terhadap yen Jepang dan franc Swiss pada penutupan perdagangan Senin (10/3/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (11/3/2025) WIB. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang dan perlambatan ekonomi AS. Sementara itu, euro mengurangi kenaikan yang dicatat pekan lalu.
Mengutip CNBC International, pasar masih mencermati ketegangan perdagangan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberlakukan tarif baru terhadap mitra dagang utama. Namun, beberapa tarif ditunda selama satu bulan karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi.
Dolar AS turun 0,76% menjadi 146,91 terhadap yen Jepang setelah sempat menyentuh level terendah sesi di 146,625, yang merupakan titik terendah sejak awal Oktober tahun lalu. Terhadap franc Swiss, dolar AS turun 0,06% ke 0,879, mencapai level terendah sejak awal Desember.
Euro naik tipis 0,03% terhadap dolar AS menjadi US$1,083350, tetapi masih mendekati level tertinggi empat bulan. Pasar kini menunggu detail rencana peningkatan belanja di Eropa. Pekan lalu, mata uang tunggal ini mencatatkan pekan terbaik dalam 16 tahun terakhir.
Menteri keuangan Uni Eropa akan bertemu pada Senin untuk membahas pendanaan pertahanan. Negara-negara Eropa bergegas meningkatkan belanja setelah Trump membekukan bantuan militer AS ke Ukraina dan memunculkan keraguan atas komitmen Washington terhadap sekutunya di Eropa.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...