Dolar AS Menguat Setelah The Fed Tegaskan Tidak Terburu-Buru Pangkas Suku Bunga

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Kamis (20/3/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (21/3/2025) WIB. Penguatan...

Dolar AS Menguat Setelah The Fed Tegaskan Tidak Terburu-Buru Pangkas Suku Bunga
Bacakan Artikel

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan ada pemangkasan suku bunga sekitar 63 basis poin tahun ini berdasarkan data dari LSEG. Namun, investor tetap berhati-hati menjelang rencana penerapan tarif baru oleh Trump pada 2 April mendatang.

Morgan Stanley menyarankan investor untuk menutup posisi beli terhadap euro dan pound sterling terhadap dolar AS sebelum tenggat waktu tersebut. “Kami pikir lebih baik menunggu titik masuk yang lebih menarik untuk posisi jual terhadap dolar daripada mempertahankan posisi saat ini,” tulis tim analis Morgan Stanley dalam sebuah catatan.

Di Eropa, keputusan Bank of England (BoE) yang mempertahankan suku bunga di level 4,5% sempat memberikan dorongan bagi pound sterling, meskipun akhirnya mata uang Inggris tetap tertekan oleh penguatan dolar AS. BoE juga memperingatkan pasar agar tidak terlalu berharap pada pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, mengingat inflasi Inggris masih jauh di atas target 2%.

Kebijakan moneter di AS dan Eropa masih menjadi faktor utama yang menggerakkan nilai tukar mata uang global. Dengan The Fed yang masih berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga, dolar AS berpotensi tetap kuat dalam waktu dekat.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2