Dolar Menguat! Ancaman Tarif Trump Nggak Ngefek, Pasar Tunggu Data Inflasi AS
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Senin (14/7/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (15/7/2025) WIB. Penguatan ini terjadi meski Pr...
Ancaman sanksi terhadap pembeli ekspor Rusia ini turut mengangkat dolar. Terhadap yen Jepang, dolar menguat 0,22% ke 147,72, level tertinggi sejak 23 Juni. Terhadap peso Meksiko, dolar menguat 0,39% ke 18,719. Sementara poundsterling turun 0,52% ke US$ 1,3429, juga terendah sejak 23 Juni.
Gubernur Bank of England Andrew Bailey menyatakan ketidakpastian masih membebani prospek pertumbuhan. Dalam suratnya kepada para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20, ia mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi gejolak pasar.
Sementara itu, bitcoin melesat menembus US$ 120.000 untuk pertama kalinya. Mata uang kripto terbesar ini sempat menyentuh US$ 123.153 dan terakhir diperdagangkan di level US$ 119.633, naik 0,42%. Investor berharap akan ada kemajuan kebijakan yang berpihak pada industri kripto dalam waktu dekat.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...