Emas Naik Drastis! Investor Cari Aman di Tengah Optimisme Pemotongan Suku Bunga
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak kenaikan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis (8/8/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (9/8/2024) WIB. Lonjakan ini didorong oleh me...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak kenaikan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis (8/8/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (9/8/2024) WIB. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan optimisme terkait pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS.
Mengutip CNBC International, harga emas spot mencatat kenaikan 1,27%, mencapai US$2.463,3 per ons. Kenaikan ini didorong oleh perpindahan investor dari aset berisiko ke aset safe-haven seperti emas, yang dianggap lebih stabil di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Menurut Alex Ebkarian, Chief Operating Officer di Allegiance Gold, emas semakin dilihat sebagai pilihan yang aman oleh investor. "Emas menawarkan stabilitas lebih di tengah ketidakpastian yang sedang terjadi," ujar Alex.
Selain itu, prospek pemotongan suku bunga oleh The Fed pada bulan September turut memperkuat harga emas. Beberapa analis memperkirakan bahwa jika The Fed memangkas suku bunga hingga 0,5%, pasar logam mulia akan kembali menguat.
Ketegangan geopolitik juga turut mempengaruhi harga emas. Setelah insiden pembunuhan tokoh-tokoh senior Hamas dan Hezbollah pekan lalu, pasar kini tengah mencermati kemungkinan aksi balasan dari Iran terhadap Israel. Situasi ini semakin meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...