GoTo Blak-blakan Soal Status Nadiem Makarim, Transaksi Saham, dan Riwayat Investasi Google
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya buka suara terkait dinamika perusahaan belakangan ini. Langkah ini merespons perhatian publik terhadap proses hukum pen...
Investasi Google selalu berjalan bersama investor lain dalam putaran pendanaan. Google tidak pernah menjadi pemegang saham mayoritas. Mereka juga bukan pemegang saham pengendali perusahaan.
Proses pendanaan selalu berjalan profesional dan transparan. Tidak ada perlakuan khusus bagi pihak manapun. Seluruh perjanjian pengambilbagian saham disetujui secara resmi dan mematuhi hukum. Dana dari investor juga murni mengalir untuk pertumbuhan bisnis dan operasional.
GoTo juga selalu mematuhi Undang-Undang Perseroan Terbatas terkait pencatatan saham. Nilai nominal saham memang seringkali berbeda dari harga penawaran saat pemesanan. Harga penawaran murni terbentuk dari mekanisme permintaan dan penawaran para investor.
Sesuai standar akuntansi keuangan, selisih nilai nominal dan harga pemesanan saham tercatat sebagai agio saham. Semua data ini tersaji jelas dalam laporan keuangan perusahaan hasil audit kantor akuntan publik independen.
Terkait isu kepemilikan saham, manajemen menegaskan GoTo tidak pernah membeli kembali saham dari Google. Transaksi yang sebenarnya terjadi adalah pembelian saham entitas lain. Pada Mei 2021, GoTo membeli saham Tokopedia dari Google menjelang proses merger.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%