Harga Emas Dunia Ambles 2% Sepekan, Masihkah Menarik Dikoleksi di Tengah Memanasnya Perang?

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ€“ Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/3/2026) WIB. Penurunan ini menandai pelemahan mingguan kedua berturut-t...

Harga Emas Dunia Ambles 2% Sepekan, Masihkah Menarik Dikoleksi di Tengah Memanasnya Perang?
Bacakan Artikel

Laporan dari Commerzbank menyebutkan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih restriktif menjadi alasan utama harga emas tertekan. Meskipun emas secara tradisional berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya mengurangi daya tariknya. Suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Data ekonomi terbaru menunjukkan belanja konsumen AS meningkat sedikit lebih tinggi dari perkiraan pada Januari. Inflasi dasar yang tetap kuat serta ketegangan di Timur Tengah memperkuat pandangan para ekonom. Bank sentral AS atau The Fed diperkirakan tidak akan memulai pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Presiden Donald Trump memberikan pernyataan terbaru mengenai situasi geopolitik. Ia menyebut AS akan memukul Iran dengan sangat keras dalam satu minggu ke depan. Hal ini disampaikan tak lama setelah Trump mengeluarkan pengecualian sementara selama 30 hari untuk pembelian minyak Rusia yang sedang dalam perjalanan laut.

Di sisi lain, pasokan fisik emas mulai menunjukkan tanda pemulihan. Pengoperasian kembali sebagian penerbangan dari Dubai memungkinkan aliran emas dari pusat perdagangan global tersebut mulai berjalan kembali minggu ini. Kabar ini dikonfirmasi oleh tiga sumber kepada Reuters.

Tren penurunan juga diikuti oleh logam mulia lainnya. Harga perak spot jatuh 3,3% menjadi USD 81,00 per ons troi. Platinum merosot 4% ke level USD 2.047,20 per ons troi. Sementara itu, harga paladium turun 2,5% ke posisi USD 1.569,00 per ons troi. Seluruh logam pendamping emas tersebut juga mencatatkan kerugian mingguan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2