Harga Emas Dunia Melonjak Lagi, Investor Ramai-ramai Borong di Harga Diskon
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia berhasil bangkit pada penutupan perdagangan Senin (28/4/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (29/4/2025) WIB. Aksi borong dari para pemburu harga murah memb...
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ada kemajuan dalam pembicaraan dagang dengan China. Namun, pemerintah China membantah adanya negosiasi yang sedang berlangsung. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga tidak memberikan dukungan terhadap klaim Trump tersebut.
Fawad Razaqzada, analis pasar dari City Index dan FOREX.com, mengatakan bahwa peluang harga emas mencetak rekor baru masih terbuka. "Sampai kita melihat pola yang jelas dari harga tertinggi dan terendah yang makin rendah serta adanya perjanjian dagang yang nyata, bukan hanya janji politik dari pemerintahan Trump, maka prospek emas untuk mencetak rekor baru tidak bisa diabaikan," katanya.
Di tengah ketidakpastian ini, risiko resesi global juga semakin mencuat. Mayoritas ekonom dalam survei Reuters memprediksi ekonomi dunia bisa tergelincir ke jurang resesi tahun ini.
Investor juga menanti rilis data ekonomi penting dari AS pekan ini. Di antaranya laporan lowongan kerja pada Selasa, data Personal Consumption Expenditures (PCE) pada Rabu, dan laporan ketenagakerjaan nonfarm payrolls pada Jumat. Data-data ini akan digunakan untuk mengukur dampak tarif terbaru terhadap perekonomian AS.
Di pasar logam lainnya, harga perak turun tipis 0,1% menjadi US$33,05 per ounce. Harga platinum naik 1,2% menjadi US$983,0, sedangkan palladium melemah 0,3% ke posisi US$946,01.
- 1
- 2
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten