Harga Emas Melonjak Tajam, Ketidakpastian Kebijakan Trump Jadi Pemicu Utama
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melonjak signifikan mendekati level tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Rabu (22/1/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (23/1/2025) WIB. Kena...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melonjak signifikan mendekati level tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Rabu (22/1/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (23/1/2025) WIB. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar AS dan ketidakpastian kebijakan Presiden Donald Trump, yang membuat investor beralih ke aset aman seperti emas.
Mengutip CNBC International, harga emas spot naik naik 0,4% menjadi US$2.755,58 per ounce, yang merupakan harga tertinggi sejak 31 Oktober 2024. Saat itu, emas mencapai rekor tertingginya di US$2.790,15. Emas berjangka AS juga menguat 0,3% menjadi US$2.768.
Pelemahan dolar AS, yang turun ke level terendah dalam tiga minggu terakhir, menjadi faktor utama lonjakan harga emas. Dolar yang lebih lemah membuat harga emas, yang dihargai dalam dolar, menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
"Ketidakpastian terkait tarif dan kebijakan lainnya membuat emas menjadi pilihan alami bagi investor. Emas biasanya berkinerja baik saat ada gejolak atau ketidakpastian di pasar," ujar Ryan McIntyre, Senior Portfolio Manager di Sprott Asset Management.
Trump sebelumnya menyatakan rencana untuk mengenakan tarif 10% pada barang impor dari Tiongkok mulai 1 Februari. Ia juga menyebut kemungkinan tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada. Namun, rincian kebijakan ini masih belum jelas, memicu kekhawatiran lebih lanjut di kalangan investor.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...