Harga Emas Melonjak Tajam, Ketidakpastian Kebijakan Trump Jadi Pemicu Utama
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melonjak signifikan mendekati level tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Rabu (22/1/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (23/1/2025) WIB. Kena...
Ketidakpastian kebijakan Trump dianggap dapat memicu inflasi, yang berpotensi membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk mengendalikan tekanan harga.
"Trump tampaknya sedikit kurang agresif soal tarif dibandingkan yang dikhawatirkan, tetapi investor tetap waspada. Tarif yang lebih rendah diartikan sebagai inflasi yang lebih rendah, yang dapat membuka peluang bagi pemotongan suku bunga," kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen.
Di pasar logam lainnya, harga perak turun 0,3% menjadi US$30,75 per ounce, tetapi tetap mendekati level tertinggi satu bulan yang tercatat pada 16 Januari. Harga platinum naik 0,5% menjadi US$948,32, sementara paladium melonjak 3,2% menjadi US$987,50.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...