Emas Anjlok! Ternyata Ini Penyebab Harga Logam Mulia Terkapar
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali tertekan pada penutupan perdagangan Kamis (23/1/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (24/1/2025) WIB. Harga logam mulia ini anjlok setelah dolar AS m...
Ketidakjelasan kebijakan ini membuat investor lebih cenderung memilih aset aman seperti emas untuk melindungi diri dari volatilitas pasar. Namun, penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil Treasury AS memberi tekanan bagi logam mulia tersebut.
"Rebound indeks dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury menjadi faktor bearish bagi pasar logam mulia hari ini," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun juga naik, yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Selain emas, harga perak juga turun 1,9% menjadi US$30,19 per ounce. Platinum melemah 0,6% menjadi US$940,30 per ounce.
Di sisi lain, harga palladium justru naik 1,5% menjadi US$992,33 per ounce. Namun, ancaman Trump terhadap Rusia dan negara lain terkait sanksi jika perang di Ukraina tidak segera berakhir dapat memengaruhi pasokan palladium, karena Rusia merupakan produsen terbesar logam ini.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten