Harga Minyak Dunia Ambles 4% Usai Trump Ancam Kenaikan Tarif untuk China
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia merosot tajam pada perdagangan Jumat (10/10/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (11/10/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat D...
Selain ketegangan dagang, tekanan harga minyak juga datang dari peningkatan pasokan global. Negara-negara anggota OPEC+ terus menambah produksi selama beberapa bulan terakhir, membuat pasar kelebihan pasokan.
“Minyak di atas kapal meningkat tajam bulan lalu, permintaan minyak mentah turun signifikan karena banyak kilang melakukan perawatan, dan peningkatan stok akan segera terjadi,” ujar Matt Smith, analis minyak di Kpler.
Situasi geopolitik di Timur Tengah sempat sedikit mereda setelah tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza. Kondisi ini memberi napas lega bagi pasar yang selama dua tahun terakhir waspada terhadap potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan tersebut.
Helima Croft, Kepala Strategi Komoditas Global di RBC Capital Markets, mengatakan kepada CNBC, “Pelaku pasar kini memanfaatkan momentum ini untuk berkata, kita bisa beralih dari isu geopolitik dan kembali fokus pada situasi pasokan.”
Dengan kombinasi ancaman tarif baru, pasokan melimpah, dan permintaan yang berisiko melambat, harga minyak berpotensi tetap tertekan dalam waktu dekat. Pelaku pasar kini menantikan arah kebijakan perdagangan AS dan langkah OPEC+ dalam mengatur produksi ke depan.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...