Harga Minyak Dunia Ambles Lebih dari 3%, Gara-Gara Perang Dagang AS-China Makin Panas
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia turun tajam pada akhir perdagangan Kamis (10/4/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (11/4/2025) WIB. Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran terha...
Bacakan Artikel
"Negosiasi dengan begitu banyak negara — apakah AS bisa berunding dengan 70 negara sekaligus? Saya rasa kekacauan ini belum berakhir," tambah Burkhard.
Kondisi pasar minyak kembali tak menentu karena pelaku pasar khawatir ketegangan perdagangan ini bisa menekan permintaan energi global.
Kebijakan Trump yang berubah-ubah membuat pasar semakin sensitif terhadap berita dan pernyataan terbaru dari Gedung Putih.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten