Harga Minyak Dunia Ambruk! Pasokan Aman, Tapi Permintaan China Bikin Ragu
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia merosot lebih dari 2% pada penutupan perdagangan hari Rabu (25/9/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (26/9/2024) WIB. Penurunan ini terjadi setelah...
Di sisi lain, meskipun China baru saja mengumumkan paket stimulus ekonomi, kekhawatiran terkait permintaan minyak dari negara tersebut masih membayangi pasar. Banyak analis menilai bahwa stimulus yang dikeluarkan masih belum cukup untuk meningkatkan aktivitas ekonomi secara signifikan. George Khoury dari CFI Financial Group menambahkan, "Pasar masih ragu apakah permintaan minyak dari China akan terus meningkat."
Pada hari Selasa, harga minyak sempat naik sekitar 1,7% setelah China memotong suku bunga dan memberikan dukungan pendanaan tambahan. Namun, langkah ini belum cukup untuk menghilangkan kekhawatiran pasar terkait permintaan.
Di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah mengalami penurunan sebesar 4,5 juta barel menjadi 413 juta barel pada pekan yang berakhir 20 September, menurut laporan Energy Information Administration (EIA). Penurunan ini jauh melampaui perkiraan analis yang memprediksi penurunan sebesar 1,4 juta barel.
Phil Flynn dari Price Futures Group menyatakan, "Tren penurunan pasokan minyak di AS patut diperhatikan, meskipun ada kekhawatiran soal lemahnya permintaan."
Konflik di Timur Tengah antara Hezbollah yang didukung Iran dan Israel juga turut mempengaruhi harga minyak. Meski Iran menunjukkan sikap menahan diri, beberapa analis memprediksi adanya potensi serangan yang dapat memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut.
- KIJA Rugi Rp6,4 Miliar pada Semester I 2026, Ini Penyebab Utamanya
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- Ditopang Trafik Tol, Laba Asosiasi Nusantara Infrastructure (META) Naik 12%
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- KIJA Rugi Rp6,4 Miliar pada Semester I 2026, Ini Penyebab Utamanya
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...
- Ditopang Trafik Tol, Laba Asosiasi Nusantara Infrastructure (META) Naik 12%
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...