Harga Minyak Dunia Melejit Lebih dari 1%, Stok Minyak AS Turun Tajam!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Jumat (27/12/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (28/12/2024) WIB. Komoditas ini menca...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Jumat (27/12/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (28/12/2024) WIB. Komoditas ini mencatatkan keuntungan mingguan meskipun volume perdagangan rendah menjelang akhir tahun. Kenaikan ini dipicu oleh penurunan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2025 naik 98 sen atau 1,4%, menjadi 70,60 US$ per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari 2025 menguat 91 sen atau 1,2% mencapai 74,17 US$ per barel, di London ICE Futures Exchange.
Kedua jenis minyak ini mencatatkan keuntungan mingguan sekitar 1,4%.
Penurunan stok minyak AS menjadi faktor utama lonjakan harga minyak. Menurut data dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA), stok minyak AS turun 4,2 juta barel pada pekan yang berakhir 20 Desember, lebih besar dari perkiraan penurunan 1,9 juta barel oleh analis yang disurvei Reuters.
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten