Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Lebih dari 3% Usai OPEC+ Umumkan Ini!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia turun tajam pada penutupan perdagangan Senin (3/6/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (4/6/2024) WIB. Penurunan ini terjadi usai OPEC+ mengumumkan rencan...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia turun tajam pada penutupan perdagangan Senin (3/6/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (4/6/2024) WIB. Penurunan ini terjadi usai OPEC+ mengumumkan rencana untuk secara bertahap menghapus pemotongan produksi.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli merosot US$2,77 atau 3,6% menjadi US$74,22 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus 2024 , ambles US$2,75 atau 3,39%, mencapai US$78,36 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Pengumuman OPEC+ ini dianggap bearish oleh beberapa analis. Helima Croft, kepala strategi komoditas global di RBC Capital Markets, mengatakan bahwa rencana penambahan produksi ini akan bergantung pada kondisi pasar. Jika kondisi pasar memburuk pada akhir Agustus, rencana ini bisa dihentikan.
Menurut Bob Yawger, analis berjangka di Mizuho, struktur pasar saat ini melemah. Pengumuman OPEC+ membuat para pedagang enggan membeli minyak untuk pengiriman akhir tahun ini karena khawatir harga akan turun seiring dengan kembalinya pasokan.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...