Harga Minyak Dunia Turun, The Fed Bilang Ekonomi Makin Nggak Pasti
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali melemah pada penutupan perdagangan Rabu (7/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (8/7/2025) WIB. Sentimen pasar tertekan setelah The Federa...
“Ini adalah laporan buruk pertama untuk bensin dalam beberapa minggu terakhir,” ujar Bob Yawger, Direktur Energi Berjangka di Mizuho. “Sebelumnya kilang-kilang meningkatkan tingkat pemanfaatan, tapi dalam laporan kali ini justru turun,” tambahnya.
Beberapa produsen minyak AS juga mulai mengerem belanja modal. Hal ini mengindikasikan bahwa produksi minyak di AS mungkin sudah mencapai puncaknya.
Sementara itu, konflik di Timur Tengah antara Israel dan kelompok Houthi menambah tekanan geopolitik. “Ketegangan ini ikut menaikkan risiko premi geopolitik,” kata Tamas Varga, analis di PVM.
Menurut Varga, volatilitas di pasar minyak kemungkinan masih akan terus berlanjut. Apalagi pasokan dari OPEC+ meningkat lebih cepat dari perkiraan dan kebijakan pemerintah AS masih sulit diprediksi.
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...