Harga Naik Terlalu Kencang, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Emiten Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA). Keputusan ini diambil karena terjadi lonjakan harga yang signi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA). Keputusan ini diambil karena terjadi lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.
Penghentian sementara ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan hari ini, Jumat (9/5/2025). Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
"Penghentian sementara perdagangan saham KRYA dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan," ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (9/5/2025).
BEI mengeluarkan Pengumuman Peng-SPT-00073/BEI.WAS/05-2025 terkait suspensi ini. Bursa juga mengimbau semua pihak yang berkepentingan untuk mencermati keterbukaan informasi dari emiten.
Pada penutupan perdagangan Kamis, (8/5/2025), saham KRYA melonjak 21,58% ke harga Rp169 per lembar. Harga saham naik 30 poin dari posisi sebelumnya.
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026