IHSG Awal Perdagangan Dibuka di Zona Merah
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (26/10), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah di level 6.832,72, turun 1,670 poin atau melemah...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (26/10), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah di level 6.832,72, turun 1,670 poin atau melemah tipis 0,02%, dari penutupan Rabu (25/10) di posisi 6.834,39.
Beberapa saat setelah dibuka, IHSG bergerak di zona hijau. Menurut data BI, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG terpantau naik ke level tertinggi di 6.838,81 dan terendah di posisi 6.806,28. Hingga waktu tersebut, sebanyak 1,14 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 80 ribu, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp642 miliar. Tercatat sebanyak 195 saham menguat, sebanyak 171 saham melemah dan sebanyak 536 saham tetap tidak berubah.
Dimas Wahyu, analis PT Bahana Sekuritas, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini, mengemukakan, IHSG diprediksi berada di rentang 6.700-6.900. “Secara teknikal IHSG diperkirakan akan bergerak menguat terbatas,” katanya.
Untuk perdagangan hari ini, investor disarankan dapat mencermati sektor DXENER, IDXBASIC, IDXINDUS, IDXTECH, IDXTRANS, IDXHEALTH, IDXCYC, IDXNCYC, dan IDXPROP. “Jangan lupa, sektoral yang dapat diperhatikan adalah Retail, Property, Cigarete, Cement dan Energy," katanya.
IHSG ditutup menguat 27,626 poin atau naik 0,41% ke posisi 6.834,39 pada perdagangan Rabu (25/10). “Saham perbankan Big Caps menopang penguatan IHSG. Asing mencatatkan nett sell Rp243 miliar pada Rabu (25/10),” ungkap Dimas.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...