IHSG Berpotensi Koreksi, MNC Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ 4 Saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) rawan terkoreksi pada perdagangan Selasa (30/7/2024). Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada level suppo...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) rawan terkoreksi pada perdagangan Selasa (30/7/2024). Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada level support 7.265 dan resistance di 7.309. Demikian hasil analisa T. Herditya Wicaksana, analis teknikal MNC Sekuritas (MNCS), dalam laporan risetnya yang dipublikasikan di Jakarta, hari ini.
Menurut pria yang akrab disapa Didit ini, investor masih akan mencermati rilis data pekerjaan AS dan pertemuan dari The Fed. “Di sisi lain, harga komoditas dan nilai tukar Rupiah akan mempengaruhi IHSG,” ujarnya kepada Stockwatch.id. Pada penutupan perdagangan Senin (29/7/2024), IHSG berakhir di zona hijau. Pergerakan IHSG sempat naik ke level tertinggi harian di 7.333,899 dan terendah di 7.274,253. Jelang penutupan, IHSG berhasil ditutup naik 0,729 poin atau menguat tipis 0,01% ke level 7.288,897 pada Senin (29/7/2024), dari penutupan Jumat (26/7/2024) di posisi 7.288,167 Namun, Didit mengingatkan bahwa selama IHSG belum mampu menembus level resistance 7.354, IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya. Posisi IHSG saat ini lanjut dia, kemungkinan berada di bagian awal wave 2 dari wave (3). Ia memprediksi koreksi akan menguji rentang 7.026-7.103. “Support: 7,207, 7,099 dan Resistance: 7,354, 7,396,” imbuhnya. Untuk perdagangan hari ini, Didit merekomendasikan ‘beli’ empat saham. “Secara teknikal, kami mencermati ADRO, BMRI, INDF, dan KLBF,” jelasnya. Berikut ulasan lengkapnya: 1.ADRO – Buy on Weakness ADRO bergerak flat ke 3,180 dan masih disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, diperkirakan posisi ADRO sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (v), sehingga ADRO akan rawan terkoreksi terlebih dahulu. Buy on Weakness: 3,050-3,150 Target Price: 3,300, 3,400 Stoploss: below 2,900 2.BMRI – Buy on Weakness BMRI terkoreksi 1,15% ke 6,475 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan MA20. Posisi BMRI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [iii], sehingga koreksinya masih rawan berlanjut. Buy on Weakness: 6,200-6,450 Target Price: 6,750, 7,075 Stoploss: below 5,825 3.INDF – Buy on Weakness INDF terkoreksi 0,82% ke 6,075 namun masih didominasi oleh volume pembelian, koreksinya pun telah menembus MA60. Kami perkirakan, posisi INDF saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave ii dari wave (iii), sehingga INDF masih rawan melanjutkan koreksinya.Buy on Weakness: 5,950-6,050 Target Price: 6,200, 6,300 Stoploss: below 5,900
Baca Juga
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...