IHSG Masih Bearish, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ dan ‘Jual’ Saham-saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih akan bergerak dalam tren negatif. Hal itu disampaikan oleh Tim Analis dari BRI Danareksa Sekuri...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih akan bergerak dalam tren negatif. Hal itu disampaikan oleh Tim Analis dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini.
Menurut analis BRIDS, secara trend jangka panjang, IHSG masih berada dalam trend bearish-nya. “Saat ini IHSG bergerak dalam downtrend channelnya dan berkesempatan untuk konsolidasi pada support 6.096 dan resistance nya pada 6.421,” ujarnya.
Pada penutupan perdagangan Kamis (10/4/2025), IHSG menguat tajam. Indeks naik 286,036 poin atau 4,79% dan ditutup di level 6.254,02. Sehari sebelumnya, IHSG berada di level 5.967,988. Sebanyak 553 saham ditutup menguat, 160 saham stagnan, dan 84 saham turun.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham - saham berikut:
1.SSMS – BUY Trend masih cenderung bullish. Pada perdagangan terakhir, berhasil menembus area resistancenya dangan high volume. Berpotensi untuk melanjutkan penguatan hingga level resistance selanjutnya pada 1900 – 1920.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...