Investor Harus Bersabar, BEI Masih Kaji Pembukaan Kembali Kode Broker!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengkaji kemungkinan pembukaan kembali kode broker selama jam perdagangan. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman. Iman m...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengkaji kemungkinan pembukaan kembali kode broker selama jam perdagangan. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman.
Iman menegaskan kebijakan penutupan kode broker yang berlaku sejak 6 Desember 2021 dan 27 Juni 2022 bertujuan untuk menurunkan spread perdagangan saham serta melindungi investor dari tekanan jual atau beli yang dapat menyebabkan herding behavior.
"Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi risiko penggiringan pasar ke saham tertentu dan mencegah terbentuknya harga saham yang tidak wajar," ujar Iman, di Jakarta, Senin (3/3/2025).
Ia menjelaskan sebagai bagian dari post-implementation review, BEI terus mengevaluasi dampak kebijakan ini terhadap likuiditas, aktivitas investor, serta spread perdagangan saham. BEI juga melakukan analisis data historis, memperhatikan tren investor, dan mengadakan survei terbatas kepada pelaku pasar.
Meskipun evaluasi masih berlangsung, Iman menegaskan arah kebijakan ke depan tidak akan kembali membuka kode broker secara real-time seperti sebelum 6 Desember 2021. Saat ini, BEI masih berdiskusi aktif dengan para pelaku pasar terkait dampak kebijakan ini.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)