back to top

Investor MAHA Bertambah 1.105 Orang, Taipan Eddy Sugianto Tetap Jadi Pengendali Sekaligus UBO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jumlah pemegang saham PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) mengalami kenaikan signifikan pada awal tahun ini. Emiten jasa pengangkutan batu bara ini mencatatkan penambahan ribuan investor baru sepanjang Januari 2026.

Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek, total pemegang saham MAHA mencapai 14.653 investor. Angka ini meningkat sebanyak 1.105 orang dibandingkan posisi Desember 2025 yang tercatat 13.548 orang.

Taipan Eddy Sugianto tetap menjadi sosok pengendali sekaligus ultimate beneficial owner (UBO) perseroan. Ia mengendalikan MAHA melalui PT Edika Agung Mandiri dengan porsi kepemilikan 34,5% atau setara 5,75 miliar lembar saham.

Eddy merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Kekayaannya tercatat mencapai sekitar USD 1,1 miliar hingga USD 1,2 miliar. Ia membangun kerajaan bisnisnya di sektor jasa pertambangan selama puluhan tahun.

Sejumlah nama besar juga menguasai saham MAHA di atas 5%. Diah Asriningpuri menggenggam 1,28 miliar lembar saham atau 7,72%. Sementara Eka Rosita Kasih dan Arief Sugianto masing-masing memiliki 1,25 miliar lembar atau setara 7,5%.

Jajaran direksi perseroan turut tercatat sebagai pemegang saham utama. Direktur Yenny Hamidah mengantongi 1,5 miliar lembar saham atau 9,06%. Direktur Handy Glivirgo memiliki 685,27 juta lembar atau 4,11%.

Di posisi dewan komisaris, Muhammad Akbar memegang 625 juta lembar saham atau 3,75%. Komisaris Herman Kusnanto memiliki 500 juta lembar atau 3%. Kepemilikan ini mencerminkan struktur kepemilikan yang kuat di internal perusahaan.

Masyarakat dengan kepemilikan saham non-warkat (scripless) mencapai 3,53 miliar lembar. Porsi kepemilikan publik ini setara dengan 21,23%. Adapun total saham treasury tercatat sebesar 271,03 juta lembar atau 1,63%.

Informasi saham free float atau saham publik yang beredar di pasar berada di level 20,56%. Jumlahnya mencapai 3,42 miliar lembar dari total 16,66 miliar lembar saham yang tercatat di bursa.

Laporan bulanan ini disampaikan secara resmi kepada otoritas bursa melalui sistem pelaporan elektronik. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ivan Darwin selaku Corporate Secretary MAHA pada 8 Februari 2026.

“PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi dalam dokumen ini,” tulis manajemen dalam laporan resminya.

Peningkatan jumlah investor ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap prospek bisnis MAHA. Sebagai pemain utama jasa logistik tambang di Kalimantan, MAHA terus menjaga efisiensi operasional dan ketepatan waktu pengiriman.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Melejit 1,26%, IHSG Sesi I ke 8.132,753 Diungkit Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Mulai Tawarkan Surat Utang Senilai Rp1,27 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hari ini, Selasa 10 Februari 2026, PT...

Hari Ini, Jaya Ancol (PJAA) Lunasi  Pokok Obligasi II Tahun 2021 Seri C Rp65,4 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mengumumkan, Perseroan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru