Investor Pasar Modal Capai 26,49 Juta, Korporasi Himpun Dana Rp56,35 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Minat masyarakat berinvestasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan jumlah investor yang signifikan hingga April 20...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Minat masyarakat berinvestasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan jumlah investor yang signifikan hingga April 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa dalam satu bulan terakhir terjadi penambahan investor baru sebanyak 1,74 juta orang.
Secara tahun berjalan (year to date/ytd), jumlah investor pasar modal tumbuh 30,06%. Total investor kini telah mencapai 26,49 juta orang.
Pasar modal juga terus menjadi sumber pendanaan utama bagi korporasi. Hingga April 2026, nilai penggalangan dana (fundraising) telah menembus Rp56,35 triliun.
โPasar modal domestik terus menjalankan peran pentingnya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi korporasi,โ ujar Hasan.
- OJK Bentuk Satgas Bursa Mineral, Pengawasan Resmi Beralih Mulai 1 Januari 2027
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- OJK Bentuk Satgas Bursa Mineral, Pengawasan Resmi Beralih Mulai 1 Januari 2027
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya