Senin, Januari 19, 2026
27.9 C
Jakarta

Januari 2023, Cadangan Devisa Naik US$2,20 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2023 sebesar US$139,4 miliar, naik sekitar US$2,20 miliar atau tumbuh 1,6% dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2022 sebesar US$137,2 miliar.

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Januari 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan global bond ppemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Demikian dikemukakan Erwin Haryono, Direktur Eksekutif BI, dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Rabu (8/2).

Menurut Erwin, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Erwin mengemukakan, cadangan devisa tetap memadai. Ini didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PMI BI di Atas 50%, Tanda Industri Pengolahan RI Kian Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja industri pengolahan Indonesia menunjukkan pertumbuhan...

Daya Beli Kuat, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Bakal Makin Melesat di Awal 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja dunia usaha di Indonesia menunjukkan...

Pemerintah Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global di WEF Davos

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru